Kenaikan biaya energi dan harga bahan bakar di berbagai negara mulai memberikan dampak terhadap pola konsumsi masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Jaecoo menilai kendaraan listrik dan kendaraan energi baru (NEV) memiliki peluang semakin besar untuk menarik minat konsumen yang mencari biaya operasional lebih efisien.
Dalam keterangan yang dipublikasikan pada awal 2026, Jaecoo menyoroti bagaimana kenaikan harga minyak dunia sempat mendekati USD120 per barel dan mendorong konsumen untuk lebih memperhatikan biaya penggunaan kendaraan sehari-hari. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat pertumbuhan kendaraan listrik dan plug-in hybrid di sejumlah pasar global.
Jaecoo menyebut tren tersebut sudah terlihat di berbagai negara Eropa. Pada Januari 2026, penjualan kendaraan energi baru di sejumlah pasar utama Eropa dilaporkan meningkat lebih dari 23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sementara segmen plug-in hybrid tumbuh hampir 38 persen.
Optimisme itu juga tercermin dari performa penjualan Jaecoo sendiri. Secara global, perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan pada lini kendaraan energi baru sepanjang awal 2026. Di Indonesia, antusiasme pasar terhadap kendaraan listrik Jaecoo juga terlihat dari performa J5 EV yang berhasil menjadi salah satu model EV dengan penjualan tertinggi pada kuartal pertama tahun ini.

Berdasarkan data penjualan yang dipublikasikan Jaecoo Indonesia, J5 EV mencatat pertumbuhan retail sales yang konsisten selama kuartal pertama 2026. Model tersebut bahkan berhasil menempati posisi EV terlaris nasional pada Maret 2026 dan menjadi salah satu motor pertumbuhan Jaecoo di pasar Indonesia.
Bagi pasar Indonesia, isu biaya operasional kendaraan memang masih menjadi pertimbangan penting saat membeli mobil baru. Ketika harga bahan bakar mengalami kenaikan, sebagian konsumen mulai membandingkan pengeluaran bulanan kendaraan konvensional dengan biaya penggunaan kendaraan listrik yang cenderung lebih rendah. Jaecoo sebelumnya juga pernah mempublikasikan simulasi biaya operasional kendaraan listrik yang diklaim dapat dimulai dari sekitar Rp9.000 per hari tergantung pola penggunaan.
AF Media melihat kenaikan harga energi memang berpotensi menjadi katalis tambahan bagi pertumbuhan kendaraan listrik. Namun faktor tersebut bukan satu-satunya penentu keputusan pembelian. Harga kendaraan, jaringan pengisian daya, nilai jual kembali, hingga kemudahan layanan purna jual masih menjadi pertimbangan utama bagi banyak konsumen Indonesia.
Meski demikian, tren global menunjukkan kendaraan listrik semakin mendapat tempat ketika biaya penggunaan kendaraan berbahan bakar konvensional meningkat. Dengan penjualan EV yang terus tumbuh dan lini produk elektrifikasi yang semakin lengkap, Jaecoo tampak percaya diri bahwa permintaan kendaraan listrik masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar dalam beberapa tahun ke depan.
Referensi:
- • JAECOO Indonesia Official — Starting from Rp9,000 per Day, JAECOO Reveals Daily Operating Costs. Diakses 11 Juni 2026.
- • JAECOO Indonesia Official — Rayakan Kesuksesan J5 EV sebagai No.1 EV Terlaris di Indonesia. Diakses 11 Juni 2026.
- • JAECOO Indonesia Official — JAECOO Strengthens Global Dominance. Diakses 11 Juni 2026.
- • Databoks Katadata — Jaecoo J5 Becomes the Best-selling Electric Car in Indonesia in Q1 2026. Diakses 11 Juni 2026.

