Close Menu
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
What's Hot

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
Facebook Instagram YouTube TikTok
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
Home»AF Newsroom»Impor Mobil CBU ke Indonesia Turun 46% pada Mei 2026, Produksi Lokal Jadi Faktor?
AF Newsroom

Impor Mobil CBU ke Indonesia Turun 46% pada Mei 2026, Produksi Lokal Jadi Faktor?

TheresiaBy Theresia17 Juni 2026Updated:29 Juni 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Impor Mobil CBU ke Indonesia Turun 46% pada Mei 2026, Produksi Lokal Jadi Faktor?
Share
Facebook Twitter Telegram Email

Impor mobil utuh atau Completely Built Up (CBU) ke Indonesia mengalami penurunan tajam pada Mei 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah mobil impor yang masuk ke pasar domestik pada Mei hanya mencapai 4.548 unit.

Angka tersebut turun 46,4 persen dibanding April 2026 yang masih berada di level 8.493 unit. Penurunan ini sekaligus menjadikan Mei sebagai bulan dengan volume impor mobil CBU terendah kedua sepanjang 2026, hanya sedikit lebih tinggi dibanding Januari yang mencatatkan 5.003 unit.

Secara akumulatif, total impor mobil CBU selama Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 29.928 unit. Jika dibandingkan dengan volume penjualan kendaraan nasional yang mencapai ratusan ribu unit dalam periode yang sama, kontribusi mobil impor utuh memang relatif kecil dibanding kendaraan yang diproduksi atau dirakit di dalam negeri.

Belum ada penjelasan resmi dari Gaikindo mengenai penyebab turunnya impor CBU pada Mei. Namun, terdapat beberapa faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi tersebut. Salah satunya adalah meningkatnya kapasitas produksi dan perakitan lokal sejumlah merek otomotif yang sebelumnya masih mengandalkan impor utuh.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak produsen yang beralih dari skema CBU ke CKD (Completely Knocked Down) atau perakitan lokal untuk meningkatkan daya saing harga sekaligus memenuhi berbagai ketentuan industri dalam negeri. Tren ini juga terlihat dari sejumlah merek baru yang mulai membangun fasilitas produksi atau bekerja sama dengan pabrik perakitan di Indonesia.

Di sisi lain, pasar otomotif nasional juga menunjukkan dinamika yang cukup beragam sepanjang awal 2026. Data Gaikindo mencatat penjualan wholesales domestik pada April 2026 mencapai 80.776 unit atau meningkat 55 persen secara tahunan. Kondisi tersebut menunjukkan permintaan pasar tetap berjalan meski komposisi pasokan kendaraan bisa mengalami perubahan antara produk impor dan produksi lokal.

Faktor lain yang juga sering dikaitkan dengan pergeseran impor kendaraan adalah kebijakan peningkatan kandungan lokal, efisiensi rantai pasok, hingga strategi pabrikan untuk menekan biaya logistik. Dengan produksi lokal yang semakin berkembang, kebutuhan mendatangkan mobil dalam bentuk utuh dari luar negeri dapat berkurang.

Data impor kendaraan pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah penurunan Mei 2026 merupakan fenomena sementara atau bagian dari tren pergeseran industri menuju produksi lokal yang lebih besar.

Editorial News
Share. Facebook Twitter Email
Theresia

Related Posts

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026

Luca Marini Bawa Honda HRC Castrol ke 10 Besar, Joan Mir Catat DNF Ketujuh di Sachsenring

15 Juli 2026

Astra Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Nasional, Pangsa Pasar Justru Menyusut

15 Juli 2026

Lineup Roda Dua GIIAS 2026: Astra Honda hingga Harley-Davidson Ramaikan Pameran

15 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Latest Stories

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026

Luca Marini Bawa Honda HRC Castrol ke 10 Besar, Joan Mir Catat DNF Ketujuh di Sachsenring

15 Juli 2026
About Autorace Fastuner Media
About Autorace Fastuner Media

Autorace Fastuner Media membahas otomotif dari sisi teknis, aftermarket, garage culture, project car, dan real-use Indonesia.
Fokus kami adalah membuat pembahasan otomotif lebih mudah dipahami, bertanggung jawab, dan relevan untuk pengguna kendaraan di Indonesia.

EXPLORE
  • Editorial Policy
  • Commercial Disclosure
  • Media Kit
  • Partnership
  • Privacy Policy
  • Term of Use
  • Disclaimer
CONTACT & PARTNERSHIP

Editorial
redaksi@autoracefastuner.com

Partnership
partnership@autoracefastuner.com

© 2026 Autorace Fastuner Media. All rights reserved.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.