Peta persaingan kendaraan listrik premium di pameran otomotif nasional dipastikan mengalami perubahan formasi. PT BYD Motor Indonesia mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan memboyong sub-merek premiumnya, Denza, ke ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Langkah ini menjadi jawaban atas spekulasi yang berkembang mengenai rencana debut lini kendaraan mewah pabrikan tersebut di tanah air.
Keputusan ini cukup menarik perhatian mengingat antusiasme terhadap Denza sudah memuncak sejak awal tahun 2026. Apalagi, BYD sendiri telah beberapa kali memperkenalkan Denza B5 kepada publik Indonesia — mulai dari ajang BCA Expoversary 2026 di ICE BSD pada Februari hingga BYD Tech-Culture Fest di GBK Senayan pada Mei 2026, bahkan dengan unit versi setir kanan yang mempertegas keseriusan pabrikan membawa model ini ke pasar domestik.
Namun alih-alih hadir di pameran massal, BYD justru memilih pendekatan yang berbeda. Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa segmen premium membutuhkan cara yang lebih personal dalam menjangkau calon pembelinya.
“Seperti kegiatan yang berkaitan dengan lifestyle event, art exhibitions, premium sports, exclusive exhibitions dan lainnya. Kami akan berbagi informasi lebih lanjut kehadiran nya pada aktivitas-aktivitas tersebut,” ujar Luther.
Dengan strategi personalized marketing ini, Denza diharapkan dapat membangun brand equity yang kuat sebelum nantinya benar-benar mengaspal secara massal di jalanan Indonesia.
Model yang paling ditunggu adalah Denza B5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dibangun di atas platform DM-O body-on-frame dengan sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD). Mengusung kombinasi mesin bensin 1.5 liter turbocharged dan dua motor listrik, B5 mampu menghasilkan total tenaga hingga 677 hp dengan torsi puncak 760 Nm, membuatnya berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 4,8 detik. Performa tersebut menempatkannya sebagai penantang serius di kelas SUV premium tangguh.
Meski absen dari lantai pameran GIIAS, kepastian kehadiran Denza B5 di pasar Indonesia sudah dikonfirmasi langsung oleh President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, yang menyebut semester kedua 2026 sebagai estimasi waktu rilis resminya.
Hingga artikel ini ditulis, BYD Motor Indonesia masih memfokuskan lini operasionalnya untuk mengoptimalkan distribusi serta layanan purna jual dari jajaran kendaraan yang sudah dipasarkan lebih dulu. Kepastian jadwal dan harga resmi Denza B5 masih menunggu pengumuman lanjutan dari pihak pabrikan.

