Close Menu
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
What's Hot

Pilih Indonesia untuk Debut Global Omoda O4 EV, Omoda & Jaecoo Berburu Tambahan Pabrik

29 Juli 2026

Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal

29 Juli 2026

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
Facebook Instagram YouTube TikTok
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
Home»AF Newsroom»Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal
AF Newsroom

Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal

PutriBy Putri29 Juli 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
pabrik Mazda Indonesia Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal
Share
Facebook Twitter Telegram Email

Perjalanan sejarah baru resmi diukir oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia melalui pengoperasian fasilitas perakitan perdananya. Pengoperasian pabrik Mazda Indonesia yang diberi nama Mazda Indonesia Plant (MIP) ini berlokasi strategis di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas perakitan lokal ini secara resmi menandai fase penting transformasi bisnis bagi pabrikan otomotif asal Hiroshima, Jepang tersebut di tanah air. Setelah bertahun-tahun mengandalkan skema impor kendaraan dalam kondisi utuh atau Completely Built-Up (CBU), pengoperasian fasilitas ini menjadi bukti komitmen jangka panjang dalam mendekatkan lini produksi dengan basis konsumen di pasar domestik.

Fasilitas perakitan eksklusif ini dibangun di atas lahan seluas 6,2 hektare dengan nilai investasi awal yang fantastis mencapai Rp400 miliar. Seluruh suntikan dana investasi tersebut didanai secara mandiri sebesar 100 persen oleh jaringan bisnis Eurokars Group. Menariknya, berbeda dengan kebanyakan pabrikan otomotif di Indonesia yang kerap memanfaatkan fasilitas produksi bersama (shared assembly line) bersama merek lain, produsen ini memilih langkah yang lebih mandiri. Mereka membangun sebuah dedicated assembly facility yang secara khusus dirancang dan didedikasikan hanya untuk memproduksi serta merakit jajaran lini kendaraan bermotor berlogo Mazda.

Pada tahap awal operasionalnya, fasilitas manufaktur baru ini dirancang untuk memiliki kapasitas produksi mencapai 5.700 unit kendaraan per tahun. Ritme proses perakitan di dalam area pabrik diatur dengan standar Job Per Hour (JPH) sebesar 3 unit mobil yang selesai dirakit setiap jamnya. Manajemen juga telah menyiagakan skenario ekspansi di mana kapasitas produksi tersebut dapat ditingkatkan hingga melampaui angka 10.000 unit per tahun melalui penerapan skema dua sif kerja harian, seiring dengan dinamika pertumbuhan permintaan pasar di masa mendatang.

📖 Baca Juga: Gantikan Gerakan Fleksibel Manusia, Mitsubishi Siapkan Robot Humanoid untuk Merakit Mobil pada 2027

Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal
ilustrasi AI pembuatan Mazda CX-30 AF Media

Model kendaraan pertama yang secara resmi keluar dari lini perakitan lokal ini adalah Mazda CX-30. Keputusan untuk menjadikan produk SUV kompak ini sebagai model pionir rakitan dalam negeri didasari oleh pertimbangan product lifecycle atau siklus hidup produk yang masih panjang. Selain itu, langkah ini juga diselaraskan dengan tingginya tren dominasi segmen SUV di pasar otomotif Indonesia maupun secara global. Sebelum diproduksi secara lokal di Citeureup, lini kendaraan Mazda CX-30 sebelumnya dipasarkan untuk konsumen tanah air.

Dalam menjalankan operasional harian, manajemen PT EMI secara tegas menyatakan bahwa fokus utama dari pendirian fasilitas baru ini adalah pada standar kualitas, bukan sekadar mengejar pemenuhan kuota volume produksi massal semata. Demi mewujudkan target Zero Defect atau nihil cacat pada setiap unit yang keluar dari pabrik, seluruh tahapan perakitan dikawal ketat oleh sistem digital Manufacturing Execution System (MES). Sistem canggih ini bekerja merekam seluruh data riwayat perakitan dari setiap komponen secara presisi dan terintegrasi dari awal hingga akhir proses perakitan.

Guna menjamin mutu produk tingkat tinggi, fasilitas produksi di Citeureup ini telah dilengkapi dengan instrumen pengujian berteknologi canggih dari Jerman, yaitu perangkat presisi DÜRR. Peralatan modern ini digunakan secara khusus untuk menangani proses fluid filling, pengujian wheel alignment, pengujian headlight, hingga simulasi brake & speed tester. Tak hanya itu, area pabrik juga memiliki fasilitas Shower Booth Test yang berfungsi melakukan pengujian kekedapan ruang kabin dari potensi kebocoran air melalui simulasi curah hujan ekstrem. Sebelum unit dikirim ke diler, kendaraan wajib melewati pengujian dinamis di Dedicated Test Track seluas area pabrik yang mensimulasikan berbagai macam kontur permukaan jalan seperti bumpy road, belgian road, hingga jalan bergelombang.

📖 Baca Juga: Dukung Transisi Energi, Jasa Marga Sediakan Biosolar B50 di Rest Area Tol Jakarta-Cikampek

Dari sisi ketersediaan sumber daya manusia, seluruh operator serta tim inspektur mutu di pabrik Mazda Indonesia ini memanfaatkan tenaga kerja lokal terampil. Seluruh personil telah mendapatkan program pelatihan intensif serta mengantongi sertifikasi resmi langsung dari fasilitas Mother Plant Mazda di Thailand, dengan pendampingan teknis secara ketat dari tim ahli manufaktur Mazda Jepang. Kehadiran fasilitas perakitan lokal ini tidak hanya diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, melainkan menjadi fondasi jangka panjang dalam mendongkrak pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertahap serta membuka peluang ekspor ke kawasan Asia Tenggara di masa depan. Hingga informasi resmi ini diturunkan, kesiapan distribusi unit rakitan lokal ke jaringan diler serta perkembangan realisasi tingkat kandungan dalam negeri masih terus dipantau secara berkala.

Editorial News
Share. Facebook Twitter Email
Putri

Related Posts

Pilih Indonesia untuk Debut Global Omoda O4 EV, Omoda & Jaecoo Berburu Tambahan Pabrik

29 Juli 2026

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026

Luca Marini Bawa Honda HRC Castrol ke 10 Besar, Joan Mir Catat DNF Ketujuh di Sachsenring

15 Juli 2026

Astra Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Nasional, Pangsa Pasar Justru Menyusut

15 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Latest Stories

Pilih Indonesia untuk Debut Global Omoda O4 EV, Omoda & Jaecoo Berburu Tambahan Pabrik

29 Juli 2026

Resmi Beroperasi di Citeureup, Pabrik Mazda Indonesia Mulai Rakit CX-30 Secara Lokal

29 Juli 2026

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026
About Autorace Fastuner Media
About Autorace Fastuner Media

Autorace Fastuner Media membahas otomotif dari sisi teknis, aftermarket, garage culture, project car, dan real-use Indonesia.
Fokus kami adalah membuat pembahasan otomotif lebih mudah dipahami, bertanggung jawab, dan relevan untuk pengguna kendaraan di Indonesia.

EXPLORE
  • Editorial Policy
  • Commercial Disclosure
  • Media Kit
  • Partnership
  • Privacy Policy
  • Term of Use
  • Disclaimer
CONTACT & PARTNERSHIP

Editorial
redaksi@autoracefastuner.com

Partnership
partnership@autoracefastuner.com

© 2026 Autorace Fastuner Media. All rights reserved.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.