Pasar kendaraan listrik roda empat bekas di Indonesia menunjukkan pergerakan harga yang semakin kompetitif memasuki bulan Juni 2026. Sejumlah model kendaraan listrik berbasis baterai untuk penggunaan harian kini sudah bisa ditemukan di bursa kendaraan bekas dengan estimasi harga di bawah Rp100 juta.
Berdasarkan pemantauan tren pasar saat ini, salah satu pilihan perkiraan harga terendah yang tersedia adalah DFSK Seres E1, yang ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp89 juta. Model dengan dimensi kompak ini dinilai efisien serta ramah bagi para pengguna pemula yang ingin beralih ke ekosistem kendaraan elektrifikasi untuk mobilitas perkotaan.
Selain itu, Wuling Air EV Standard Range lansiran tahun 2022 juga menjadi opsi populer di bursa mobil bekas dengan estimasi harga pasaran sekitar Rp105 juta. Varian Air EV Long Range tahun 2023 turut membayangi sebagai alternatif pilihan konsumen dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, di mana model ini diuntungkan oleh jaringan servis pabrikan yang luas serta komunitas pengguna yang besar di Indonesia.
Namun, perlu dicatat oleh calon konsumen bahwa nominal tersebut merupakan angka perkiraan pasaran umum dan bukan harga patokan mutlak. Nilai jual riil di lapangan akan sangat bervariasi karena bergantung pada faktor lokasi, jarak tempuh kendaraan (odometer), fisik unit, hingga kualitas komponen elektrikalnya.
Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi, calon pembeli kendaraan listrik bekas tetap harus memperhatikan beberapa aspek teknis secara langsung. Pengecekan kondisi kesehatan baterai (State of Health) dan riwayat perawatan berkala di bengkel resmi menjadi faktor krusial untuk memastikan daya tahan komponen utama tersebut.
Di samping pemantauan komponen elektrikal dan pengujian jalan (test drive), kelengkapan dokumen legalitas kendaraan seperti STNK, BPKB, hingga faktur pembelian asli wajib diperiksa secara teliti. Langkah ini penting dilakukan guna menghindari potensi masalah administratif atau ketidaksesuaian data kendaraan di kemudian hari.
Perkembangan harga serta dinamika ketersediaan unit di berbagai bursa mobil bekas tanah air akan terus dipantau seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap adopsi kendaraan ramah lingkungan.

