Jakarta Fair Kemayoran 2026 menjadi salah satu panggung paling ramai bagi produsen motor listrik roda dua. Pameran yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 itu bukan hanya dipakai untuk memajang produk, tetapi juga menjadi arena perang harga, promo, dan pendekatan langsung ke calon konsumen.
Persaingan tersebut terlihat dari kehadiran sejumlah merek motor listrik, mulai dari United E-Motor, Indomobil eMotor, Ofero, hingga TVS. Masing-masing membawa strategi yang relatif mirip, yakni menghadirkan diskon besar, cashback, program cicilan ringan, serta pengalaman langsung melalui display produk dan aktivitas di area pameran.
United E-Motor menjadi salah satu merek yang paling agresif lewat potongan harga hingga sekitar 50 persen untuk beberapa model selama Jakarta Fair 2026. Salah satu contoh promo yang paling menonjol adalah United TX3000, yang sebelumnya dipasarkan Rp50,9 juta dan ditawarkan menjadi Rp23,79 juta untuk periode pameran.
Selain TX3000, promo serupa juga diberikan pada model lain seperti TX1800, T1800, MT1500, MX1200, serta lini Avand. Skema promo tersebut membuat harga motor listrik di lantai pameran terlihat jauh lebih kompetitif dibandingkan harga normal, terutama bagi pengunjung yang memang sedang membandingkan biaya kepemilikan motor listrik dengan motor bensin harian.
Di sisi lain, Indomobil eMotor membawa konteks penjualan yang cukup kuat. Data yang dihimpun menyebutkan total penjualan motor listrik Indomobil eMotor secara nasional telah mencapai sekitar 17 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 unit berasal dari wilayah Jawa Barat, yang menjadi salah satu pasar penting untuk kendaraan listrik roda dua.
Capaian itu memperlihatkan bahwa pameran otomotif dan event publik masih menjadi kanal penting untuk memperkenalkan motor listrik kepada konsumen Indonesia. Berbeda dengan mobil listrik yang banyak dibahas dari sisi teknologi dan infrastruktur pengisian daya, motor listrik lebih dekat dengan kebutuhan mobilitas harian, terutama untuk jarak pendek, aktivitas komuter, dan penggunaan dalam kota.
Jakarta Fair juga memberi ruang bagi calon konsumen untuk melihat langsung dimensi motor, posisi berkendara, fitur, kapasitas baterai, serta skema pembelian yang ditawarkan. Faktor ini penting karena sebagian pembeli motor listrik masih membutuhkan pengalaman langsung sebelum memutuskan, terutama terkait jarak tempuh, performa, layanan purna jual, dan ketersediaan jaringan servis.
Bagi produsen, pameran seperti Jakarta Fair menjadi cara untuk menggabungkan promosi harga, edukasi produk, dan akuisisi konsumen dalam satu tempat. Dengan jumlah pengunjung yang besar dan durasi pameran yang panjang, strategi ini dapat membantu mempercepat penetrasi motor listrik di pasar nasional, terutama saat kompetisi harga antarbrand semakin terbuka.
Hingga Jakarta Fair 2026 berlangsung, perang promo motor listrik masih menjadi salah satu daya tarik utama di area pameran, dengan sejumlah merek terus menawarkan diskon, cashback, cicilan, dan program pembelian selama periode 11 Juni hingga 12 Juli 2026.
Sumber Gambar : Indomobil eMotor – Instagram @im.indomobil

