Close Menu
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
What's Hot

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
  • Home
  • Topics
    • AF Explain
    • Aftermarket Lab
    • Owner Guide
    • Garage Story
    • Event Coverage
    • Car Culture
    • AF Newsroom
  • Project Garage
  • About
  • Media Kit
  • Store
Facebook Instagram YouTube TikTok
Autorace Fastuner MediaAutorace Fastuner Media
Home»AF Newsroom»Merek China Diproyeksi Kuasai 30% Pasar Mobil Eropa dalam 10 Tahun
AF Newsroom

Merek China Diproyeksi Kuasai 30% Pasar Mobil Eropa dalam 10 Tahun

TheresiaBy Theresia19 Juni 2026Updated:29 Juni 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Merek China Diproyeksi Kuasai 30% Pasar Mobil Eropa dalam 10 Tahun
Share
Facebook Twitter Telegram Email

Dominasi merek otomotif China di Eropa diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Analisis terbaru dari konsultan manajemen Horváth menyebutkan bahwa pangsa pasar merek China di sejumlah negara Eropa sudah menembus dua digit, sementara posisi mereka di segmen mobil listrik baterai atau battery electric vehicle (BEV) juga terus menguat.

Menurut analisis tersebut, merek-merek asal China kini telah menguasai lebih dari 10 persen pasar mobil di beberapa negara seperti Norwegia, Inggris, dan Italia. Di segmen BEV, pangsa pasar merek China di Eropa diperkirakan sudah mencapai sekitar 14 persen. Dalam empat hingga lima tahun ke depan, angka tersebut diproyeksikan meningkat hingga kisaran 15–25 persen sebelum berpotensi melampaui 30 persen dalam satu dekade mendatang.

Peningkatan tersebut tidak lepas dari strategi ekspansi agresif yang dilakukan pabrikan China. Selain menawarkan teknologi elektrifikasi yang berkembang cepat, banyak produsen juga hadir dengan portofolio produk yang luas, mulai dari kendaraan massal hingga segmen premium. Salah satu contoh terlihat dalam gelaran Auto China 2026, ketika BYD menampilkan kekuatan ekosistem multi-brand melalui lini Dynasty, Denza, Yangwang, dan Fangchengbao.

Di Eropa, kehadiran merek China tidak lagi hanya mengandalkan mobil listrik murni. Sejumlah produsen mulai menawarkan model hybrid dan plug-in hybrid untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Strategi tersebut dinilai membantu mereka tetap tumbuh meski Uni Eropa menerapkan tarif tambahan terhadap kendaraan listrik yang diproduksi di China.

Bagi pabrikan Eropa dan Jepang, tren ini menjadi tantangan baru. Selama puluhan tahun, pasar Eropa dikenal sebagai kandang utama bagi merek-merek lokal seperti Volkswagen Group, Stellantis, Renault, BMW, hingga Mercedes-Benz. Namun masuknya pemain China dengan harga kompetitif, teknologi terkini, dan siklus pengembangan produk yang cepat mulai mengubah peta persaingan.

Kondisi tersebut juga relevan bagi Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar otomotif nasional semakin ramai dengan kehadiran merek China seperti BYD, Chery, Wuling, Jetour, Neta, hingga GAC Aion. Sebagian besar pemain tersebut tidak hanya membawa kendaraan listrik, tetapi juga mulai memperluas pilihan produk ke segmen hybrid dan mesin konvensional.

Sejumlah analis industri menilai perkembangan di Eropa dapat menjadi gambaran arah persaingan global dalam beberapa tahun mendatang. Hingga saat ini, ekspansi merek China di berbagai kawasan masih terus berlangsung seiring bertambahnya jaringan distribusi, fasilitas produksi lokal, dan investasi pada teknologi kendaraan generasi baru.

Editorial News
Share. Facebook Twitter Email
Theresia

Related Posts

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026

Luca Marini Bawa Honda HRC Castrol ke 10 Besar, Joan Mir Catat DNF Ketujuh di Sachsenring

15 Juli 2026

Astra Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Nasional, Pangsa Pasar Justru Menyusut

15 Juli 2026

Lineup Roda Dua GIIAS 2026: Astra Honda hingga Harley-Davidson Ramaikan Pameran

15 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Latest Stories

Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Diskon 25 Persen via Auto360

15 Juli 2026

GIIAS The Series 2026 Akan Sambangi Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar

15 Juli 2026

Harga Sederet Mobil Listrik di Indonesia Naik-Turun Sepanjang Juli 2026

15 Juli 2026

Luca Marini Bawa Honda HRC Castrol ke 10 Besar, Joan Mir Catat DNF Ketujuh di Sachsenring

15 Juli 2026
About Autorace Fastuner Media
About Autorace Fastuner Media

Autorace Fastuner Media membahas otomotif dari sisi teknis, aftermarket, garage culture, project car, dan real-use Indonesia.
Fokus kami adalah membuat pembahasan otomotif lebih mudah dipahami, bertanggung jawab, dan relevan untuk pengguna kendaraan di Indonesia.

EXPLORE
  • Editorial Policy
  • Commercial Disclosure
  • Media Kit
  • Partnership
  • Privacy Policy
  • Term of Use
  • Disclaimer
CONTACT & PARTNERSHIP

Editorial
redaksi@autoracefastuner.com

Partnership
partnership@autoracefastuner.com

© 2026 Autorace Fastuner Media. All rights reserved.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.