Mitsubishi Motors kembali membawa nama Eclipse ke panggung global, tetapi formatnya sudah berubah mengikuti arah elektrifikasi. Bukan lagi coupe sport dua pintu yang menjadi ikon anak 90-an dan 2000-an, nama ini kini dipakai untuk all-new Eclipse Sportback, SUV listrik subkompak yang akan dijual di Amerika Serikat dan Kanada mulai paruh kedua 2026.
Dalam keterangan resmi, Mitsubishi menyebut Eclipse Sportback sebagai battery electric vehicle atau BEV yang dipasok oleh Nissan secara OEM. Model ini menjadi bagian dari kerja sama aliansi Mitsubishi-Nissan, sekaligus menjadi langkah baru Mitsubishi untuk memperluas pilihan kendaraan listrik di pasar Amerika Utara.

Nama Eclipse sendiri punya beban emosional cukup besar. Dalam catatan sejarah Mitsubishi, Eclipse pertama diperkenalkan di Jepang pada Februari 1990 sebagai coupe sport setir kiri yang diimpor dari Amerika. Mobil itu dikenal dengan siluet rendah dan lebar, kabin kaca, serta tampilan futuristik yang kuat untuk zamannya.
Untuk banyak enthusiast, Eclipse juga lekat dengan era sport compact, kultur tuner, dan nuansa performa 1990-an hingga 2000-an. Karena itu, kebangkitan nama Eclipse sebagai mobil listrik bisa memicu dua respons sekaligus: nostalgia terhadap masa lalu dan rasa penasaran terhadap arah baru Mitsubishi.
Mitsubishi tampaknya tidak sedang mencoba menghidupkan kembali Eclipse lama secara langsung. Brand ini justru membawa nama bersejarah tersebut ke format yang dianggap lebih relevan dengan pasar sekarang, yaitu kendaraan listrik bergaya sportback/SUV kompak yang tetap punya sentuhan sporty.

Secara desain, Mitsubishi menyebut Eclipse Sportback mendapat identitas visual yang dibedakan dari basis Nissan. Ubahan itu mencakup bumper depan dan belakang, gril depan, lampu utama, lampu kombinasi belakang, pintu bagasi, pilar D, serta desain roda. Artinya, meski lahir dari kolaborasi, Mitsubishi tetap berusaha memberi karakter yang tidak sekadar terlihat sebagai produk rebadge.
Untuk pasar Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana nama legendaris mulai dipakai kembali dalam era elektrifikasi. Di satu sisi, konsumen lama mungkin masih berharap Eclipse kembali sebagai coupe sporty. Di sisi lain, realitas pasar global sedang bergerak ke SUV, crossover, dan EV, sehingga nama besar seperti Eclipse dipakai sebagai jembatan antara memori lama dan kebutuhan mobilitas masa depan.
Mitsubishi belum merilis detail teknis, harga, maupun tanggal penjualan yang lebih spesifik. Namun dengan rencana peluncuran di Amerika Serikat dan Kanada pada paruh kedua 2026, Eclipse Sportback EV menjadi salah satu model yang perlu dipantau, terutama bagi penggemar nama Eclipse yang ingin melihat bagaimana ikon sport compact itu diterjemahkan ke era listrik.

