Ajang balap motor nasional kembali menjadi pembuktian ketangguhan kualitas produk energi dalam negeri. Dalam informasi yang dihimpun, bahan bakar Pertamax Turbo secara resmi menjadi andalan utama yang menyokong performa kendaraan para pembalap muda nasional yang berlaga pada putaran kedua ajang Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026. Kompetisi bergengsi ini berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 20–21 Juni 2026.
Karakteristik lintasan sirkuit internasional yang menuntut performa tinggi memaksa setiap tim balap untuk memaksimalkan konfigurasi mesin mereka. Dengan spesifikasi angka oktan tinggi (RON 98), bahan bakar produksi Pertamina ini dirancang khusus untuk menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna di dalam ruang bakar. Hal tersebut berdampak langsung pada pasokan tenaga mesin yang tetap stabil dan responsif, terutama saat para pembalap memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi di lintasan lurus maupun tikungan tajam.
Sejumlah pembalap muda nasional serta mekanik yang mendampingi mengonfirmasi bahwa penggunaan bahan bakar beroktan tinggi ini mampu meminimalkan gejala kendala teknis pada mesin sejak sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama selesai digelar. Tarikan gas yang dihasilkan dinilai menjadi lebih bertenaga tanpa mengorbankan ketahanan komponen internal mesin motor balap harian yang sudah dimodifikasi untuk kebutuhan kompetisi kelas nasional tersebut.
Bagi ekosistem motorsport dan industri aftermarket di Indonesia, keterlibatan produk bahan bakar komersial standar SPBU dalam ajang balap resmi menjadi parameter penting. Hal ini membuktikan bahwa kualitas bahan bakar yang beredar di pasar domestik sudah memiliki standar kompetitif yang mumpuni untuk kebutuhan performa ekstrem, sekaligus menjadi referensi relevan bagi para pemilik kendaraan performa tinggi maupun komunitas otomotif harian di tanah air yang menginginkan efisiensi pembakaran optimal.
Hingga artikel ini ditulis, seluruh rangkaian putaran kedua kompetisi balap motor nasional ini telah berjalan dengan lancar, sementara evaluasi teknis performa dari masing-masing tim akan menjadi catatan penting guna mempersiapkan seri balapan selanjutnya yang dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang.
Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

