Toyota bZ mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit di Amerika Serikat pada kuartal pertama 2026. Capaian tersebut membuat SUV listrik Toyota itu berada di jalur sebagai mobil listrik non-Tesla paling populer di pasar AS pada periode tersebut.
Berdasarkan data penjualan kuartal pertama, Toyota bZ terjual 10.029 unit dari Januari hingga Maret 2026. Angka itu naik sekitar 79 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus melampaui sejumlah model listrik populer lain di luar Tesla.
Kinerja Toyota bZ cukup menarik karena Toyota selama ini dikenal lebih kuat di segmen hybrid dibanding mobil listrik murni. Namun, pembaruan produk, peningkatan jarak tempuh, serta strategi harga yang lebih kompetitif ikut mendorong posisi bZ di tengah persaingan EV Amerika yang semakin padat.
Untuk model 2026, Toyota bZ hadir dengan sejumlah pembaruan, termasuk estimasi jarak tempuh hingga 314 mil pada varian tertentu, dukungan konektor NACS, serta peningkatan kemampuan pengisian daya. Perubahan ini membuat bZ lebih siap bersaing dengan SUV listrik seperti Hyundai Ioniq 5, Chevrolet Equinox EV, Ford Mustang Mach-E, dan beberapa model listrik dari merek lain.
Toyota juga menyiapkan beberapa model listrik lain untuk memperkuat lini EV globalnya. Beberapa nama yang disiapkan antara lain bZ Woodland, C-HR EV, serta Highlander EV yang akan menyasar segmen berbeda, mulai dari SUV kompak, model bergaya lebih tangguh, hingga kendaraan keluarga berukuran lebih besar.
Kehadiran beberapa model tersebut menunjukkan bahwa 2026 bisa menjadi tahun penting bagi proyek kendaraan listrik Toyota. Setelah lama mengandalkan teknologi hybrid sebagai tulang punggung elektrifikasi, Toyota mulai memperluas pilihan mobil listrik murni untuk pasar global.
Hingga artikel ini ditulis, Toyota bZ menjadi salah satu model yang paling menonjol dalam penjualan EV non-Tesla di Amerika Serikat pada kuartal pertama 2026, sementara performa penjualan model EV Toyota berikutnya masih menunggu peluncuran dan distribusi resminya.

