SURABAYA – Gelaran International Auto Modified (IAM) Surabaya 2026 sukses menjadi magnet bagi pecinta otomotif dan modifikasi di Jawa Timur. Berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Tunjungan Plaza Surabaya, ajang ini menghadirkan ratusan kendaraan modifikasi roda dua dan roda empat dengan berbagai konsep, mulai dari daily use, stance, racing, performance build, restorasi, hingga modifikasi ekstrem.

Selama dua hari penyelenggaraan, area pameran dipadati pengunjung yang datang untuk melihat langsung karya para modifikator dari berbagai daerah. Acara yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang berkumpul bagi komunitas, pelaku industri aftermarket, content creator, fotografer, videografer, hingga masyarakat umum yang ingin menikmati kultur otomotif secara langsung.
Antusiasme pengunjung mulai meningkat sejak siang dan semakin padat memasuki sore hari, terutama sekitar pukul 14.00 WIB hingga malam. Pengunjung yang hadir didominasi pecinta otomotif pria dari berbagai rentang usia. Meski begitu, suasana acara tetap menarik perhatian banyak kalangan, mulai dari pasangan muda, keluarga bersama anak-anak, hingga rombongan pengunjung perempuan yang memanfaatkan area display mobil supercar sebagai latar berfoto.


Di sektor roda dua, IAM Surabaya 2026 menampilkan berbagai sepeda motor dengan pendekatan modifikasi yang beragam. Beberapa model populer seperti Yamaha Mio, Yamaha NMAX, Honda PCX, Honda Stylo, hingga motor sport seperti Kawasaki Ninja tampil dengan ubahan pada sektor mesin, kaki-kaki, bodi, aksesori, dan detail visual yang menjadi karakter masing-masing peserta.



Sementara itu, area roda empat menghadirkan kendaraan dari berbagai segmen dan generasi. Mobil klasik seperti Volkswagen Super Beetle Cabriolet menjadi salah satu perhatian pengunjung, berdampingan dengan mobil modern, mobil performa tinggi, hingga kendaraan dengan konsep modifikasi agresif. Beberapa peserta menonjolkan gaya restorasi dan OEM+, sementara lainnya tampil dengan pendekatan stance, racing, serta performance build.



Tren modifikasi performa juga terlihat melalui kehadiran sejumlah mobil diesel yang tampil dengan peningkatan pada sektor mesin, suspensi, dan kaki-kaki. Kehadiran berbagai konsep tersebut menunjukkan luasnya kreativitas peserta IAM Surabaya 2026, sekaligus memperlihatkan bagaimana tren modifikasi lokal terus berkembang dari sisi estetika maupun teknis.
Selain kendaraan kompetisi, IAM Surabaya 2026 juga menghadirkan peserta pameran aftermarket, produk otomotif, serta area diecast yang diikuti lebih dari 20 peserta. Area ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kolektor dan pengunjung yang ingin melihat berbagai koleksi miniatur kendaraan, aksesori, serta barang koleksi bertema otomotif.



Dalam rangkaian liputan IAM Surabaya 2026, tim AF Media juga berkesempatan melakukan sejumlah wawancara dengan peserta, sponsor, dan pelaku industri yang hadir. Beberapa narasumber yang ditemui antara lain Panda Auto Detailing, Blink Car Studio, PRO7, serta Nogogeni Team. Wawancara tersebut membahas perkembangan tren modifikasi, perawatan kendaraan, industri aftermarket, hingga cerita di balik pembangunan kendaraan yang tampil dalam kompetisi tahun ini.
Dari sisi perawatan kendaraan, Panda Auto Detailing menekankan pentingnya penerapan standar kerja dalam setiap proses detailing dan coating. Menurut owner Panda Auto Detailing, pengerjaan coating tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena setiap tahap membutuhkan waktu dan kontrol kualitas yang jelas.
“Untuk pengerjaan coating, dari mobil masuk sampai keluar itu butuh waktu tiga hari. Kalau customer minta cepat, kami tetap mengikuti SOP, karena SOP pengerjaan coating memang tiga hari,” ungkap owner Panda Auto Detailing.
📖 Baca Juga: Indonesia Kembali Jadi Prioritas Utama, Changan Rancang SUV 7-Seater Berbasis Nevo Q07 Khusus Pasar Tanah Air
Ia juga berpesan agar para detailer tidak hanya mengejar kecepatan pengerjaan, tetapi tetap mengutamakan standar prosedur kerja. Menurutnya, penerapan SOP menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas hasil akhir, keamanan proses, serta kepuasan pelanggan.
Cerita menarik lainnya datang dari Blink Car Studio. Workshop tersebut diketahui terlibat dalam proses pembangunan Honda Civic FD yang berhasil meraih penghargaan tertinggi The King Wild pada IAM Surabaya 2026. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemilik kendaraan dan workshop mampu menghasilkan karya modifikasi yang tidak hanya tampil mencolok, tetapi juga memiliki kualitas pengerjaan yang mendapat apresiasi dari dewan juri maupun pengunjung.
Di balik pencapaian tersebut, Blink Car Studio membawa pesan mengenai arah industri modifikasi di Indonesia. Mereka menilai modifikasi tidak seharusnya hanya mengikuti tren yang sedang ramai, tetapi tetap perlu mempertimbangkan fungsi kendaraan, keamanan, serta kesesuaian konsep.
“Kami ingin menggiring modifikasi Indonesia ini ke arah yang lebih baik,” ungkap perwakilan Blink Car Studio.
Menurutnya, konsep modifikasi harus disesuaikan dengan fungsi utama kendaraan. Jika kendaraan dibangun untuk kebutuhan kontes, detail pengerjaan perlu mengikuti regulasi kompetisi. Namun, apabila kendaraan digunakan untuk harian, faktor keamanan dan fungsi dasar seperti sektor lampu tetap harus dijaga agar tetap proper.
Untuk mengakomodasi beragam konsep yang hadir, IAM Surabaya 2026 menghadirkan berbagai kelas dan kategori penilaian. Proses penjurian tidak hanya melihat tampilan keseluruhan kendaraan, tetapi juga memperhatikan detail pengerjaan, pemilihan komponen, kualitas finishing, kesesuaian konsep, hingga tingkat keseriusan modifikasi yang diterapkan pada setiap peserta.

Suasana acara semakin hidup memasuki sore hari melalui penampilan Twenty Nine Teens, idol group yang tampil pada hari pertama dan kedua penyelenggaraan. Penampilan tersebut menjadi salah satu agenda hiburan yang menarik perhatian pengunjung sebelum acara berlanjut ke sesi musik DJ dan rangkaian pengumuman penghargaan.


Puncak acara berlangsung pada Minggu malam, 21 Juni 2026. Rangkaian pengumuman dimulai sekitar pukul 19.00 WIB untuk kategori roda dua. Setelah kategori tersebut selesai diumumkan, acara dilanjutkan dengan penampilan DJ serta sesi pemilihan Miss IAM 2026, yang mengumumkan pemenang mulai dari juara ketiga, juara kedua, hingga juara pertama.
Menjelang pukul 21.00 WIB, pengumuman kategori roda empat resmi dimulai. Satu per satu penghargaan diumumkan hingga akhirnya memasuki kategori tertinggi yang menjadi perhatian utama peserta dan pengunjung.
📖 Baca Juga: International Automodified (IAM) Surabaya 2026 Sukses Digelar, Honda Civic FD dan Toyota FT86 Raih Gelar King


Setelah melalui proses penjurian, penghargaan The King Wild diraih oleh Honda Civic FD. Gelar ini diberikan kepada kendaraan dengan tingkat modifikasi yang lebih ekstrem, mencakup perombakan besar pada sektor mesin, bodi, kaki-kaki, interior, audio, hingga detail visual. Civic FD tersebut tampil menonjol karena ubahannya tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga menyentuh aspek teknis secara menyeluruh.
Bagian kaki-kaki menjadi salah satu sektor yang paling mencolok. Mobil ini menggunakan Work Meister S1 3 Piece Made in Japan R18 dengan ukuran 9.5 ET -7 dan 10.5 ET -14, dipadukan dengan ban performa, sistem pengereman besar, serta air suspension dengan manajemen khusus. Ubahan ini memperkuat karakter stance sekaligus menunjukkan detail pengerjaan undercarriage yang serius.
Tidak hanya pada kaki-kaki, sektor mesin juga mendapat perhatian besar melalui penggunaan perangkat turbo, intercooler, sistem pendinginan, jalur udara, exhaust system, hingga manajemen mesin yang sudah disesuaikan. Sementara itu, area audio dan interior ikut digarap total melalui perangkat Alpine, custom trunk audio, tata cahaya RGB, serta sejumlah detail custom berbahan carbon fiber dan acrylic. Kombinasi ubahan dari mesin, kaki-kaki, audio, interior, hingga detail visual tersebut menjadi salah satu alasan Honda Civic FD ini layak meraih gelar The King Wild IAM Surabaya 2026.
Sementara itu, penghargaan The King Mild diberikan kepada Toyota FT86 Series. Berbeda dari kategori Wild, gelar Mild lebih menekankan kualitas modifikasi yang tetap mempertahankan fungsi kendaraan untuk penggunaan harian. Ubahan yang diterapkan cenderung lebih subtle, namun tetap memperhatikan kerapian, keselarasan konsep, pemilihan komponen, serta kualitas eksekusi secara keseluruhan.
Pengumuman dua gelar tertinggi tersebut berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB sekaligus menjadi penutup rangkaian IAM Surabaya 2026. Setelah para pemenang diumumkan, area pameran kembali dipenuhi peserta yang mengabadikan momen bersama kendaraan dan trofi yang berhasil mereka raih.
Berakhirnya IAM Surabaya 2026 memperlihatkan kuatnya antusiasme komunitas modifikasi, pelaku industri aftermarket, dan pecinta otomotif di Jawa Timur. Kehadiran ratusan kendaraan, berbagai kategori kompetisi, area diecast, hiburan panggung, pemilihan Miss IAM, hingga keterlibatan berbagai komunitas menjadikan acara ini bukan hanya kompetisi modifikasi, tetapi juga ruang pertemuan bagi ekosistem otomotif lokal.
Setelah Surabaya, rangkaian International Auto Modified 2026 dijadwalkan berlanjut ke Jakarta pada 28–29 November 2026. Seri lanjutan tersebut diperkirakan kembali menghadirkan deretan kendaraan modifikasi terbaik dari berbagai daerah sekaligus menjadi salah satu agenda yang dinantikan dalam kalender modifikasi nasional tahun ini.

